10 Petinju Terbaik tanah Ukraina Sepanjang Masa, Salah Satunya Usyk Tak Terkalahkan!

Meski hanya sekali memiliki populasi sekitar 38 jt jiwa, negara Ukraina dikenal sebagai salah satu negara penghasil petinju kelas dunia . Tradisi tinju negara ini begitu kuat, menciptakan sejumlah juara dunia dengan kemampuan teknis luar biasa.
Sebagian besar petinju terbaik negara Ukraina memulai karier gemilang merek di dalam level amatir sebelum beralih ke tinju profesional. Prestasi merek mencakup rekor yang mana mengesankan, peringkat bergengsi, hingga dampak besar pada sejarah olahraga ini. Berikut adalah 10 petinju terbaik yang mana pernah bertarung pada bawah bendera Ukraina.
1. Oleksandr Usyk (23-0, 14 KO)

Oleksandr Usyk menempati peringkat pertama sebagai petinju tanah Ukraina terbaik sepanjang masa. Setelah meraih emas Olimpiade London 2012, Usyk mengukuhkan statusnya dalam dunia profesional dengan menyatukan penghargaan kelas cruiserweight sebelum melangkah ke kelas berat.
Di kelas berat, Usyk mengalahkan petinju top seperti Anthony Joshua juga Tyson Fury untuk menyatukan penghargaan WBA, WBO, serta IBF. Dengan rekor tak terkalahkan, Usyk dianggap sebagai perpaduan sempurna antara kemampuan teknis Vasyl Lomachenko dan juga IQ tinju Wladimir Klitschko.
2. Wladimir Klitschko (64-5, 53 KO)

Dijuluki “Dr. Steelhammer,” Wladimir Klitschko adalah salah satu raja kelas berat terlama pada sejarah. Ia memegang penghargaan IBF selama lebih lanjut dari sembilan tahun, selain gelar-gelar lainnya seperti WBA serta WBO.
Meski kalah dari Tyson Fury lalu Anthony Joshua di tempat penghujung kariernya, dominasi Klitschko selama hampir dua dekade menjadikannya salah satu petinju paling dihormati di tempat generasinya.
3. Vasyl Lomachenko (18-3, 12 KO)

Lomachenko, atau “Loma,” adalah salah satu petinju amatir terbaik sepanjang masa dengan rekor 396 kemenangan dan juga hanya sekali satu kekalahan. Ia memulai karier profesionalnya pada usia 25 tahun kemudian mencetak rekor luar biasa dengan merebut penghargaan dunia di dalam tiga divisi semata-mata di 12 pertarungan.
Meski mengalami kekalahan dari Teofimo Lopez kemudian Devin Haney, Lomachenko tetap saja dihormati sebagai salah satu petinju teknikal terbaik di tempat era modern.
4. Vitali Klitschko (45-2, 41 KO)

Kakak dari Wladimir, Vitali Klitschko, adalah mantan juara dunia kelas berat WBO kemudian WBC. Dijuluki “Dr. Ironfist,” ia tak pernah sekali pun jatuh selama karier profesionalnya.
Setelah pensiun pada 2012, Vitali masih dikenang sebagai salah satu petinju paling dominan di tempat divisinya. Kembalinya ke ring pada 2008 setelahnya cedera panjang, dan juga segera merebut kembali penghargaan WBC, menjadi salah satu momen paling mengesankan pada tinju.
5. Lewis ‘Kid’ Kaplan (107-22-13, 27 KO)

Kaplan adalah salah satu petinju paling produktif di sejarah tinju negara Ukraina dengan lebih banyak dari 100 kemenangan profesional. Lahir di tempat tanah Ukraina sebelum pindah ke Amerika Serikat, Kaplan meraih kemenangan penghargaan dunia kelas bulu pada 1925 juga berhasil mempertahankannya empat kali.
6. Wladimir Sidorenko (22-3-2, 7 KO)

Sidorenko meraih medali perunggu pada Olimpiade 2000 lalu melanjutkan kesuksesannya di tempat level profesional dengan merebut gelar kejuaraan WBA kelas bantam pada 2005. Ia mempertahankan gelarnya enam kali sebelum kehilangan sabuknya pada 2008.
7. Vyacheslav Senchenko (37-2, 25 KO)

Senchenko adalah mantan juara dunia WBA kelas welter yang dimaksud terkenal sebab kemenangan mengejutkannya berhadapan dengan Ricky Hatton pada 2012. Meski gagal merebut gelar kejuaraan kembali setelahnya kekalahannya dari Paulie Malignaggi, Senchenko masih menjadi salah satu petinju terkemuka Ukraina.
8. Andreas Kotelnik (32-4-1, 13 KO)

Kotelnik, peraih medali perak Olimpiade 2000, adalah mantan juara dunia WBA kelas ringan welter. Salah satu pertarungan terbesarnya adalah melawan Amir Khan, meskipun ia kalah bilangan bulat dari bintang Inggris tersebut.
9. Sergei Dzinziruk (37-2-1, 24 KO)

Dzinziruk mengungguli peringkat WBO kelas menengah ringan pada 2005 kemudian mempertahankannya enam kali. Namun, kariernya mulai berkurang setelahnya kekalahan dari Sergio Martinez pada 2011.
10. Viktor Postol (31-5, 12 KO)
Postol adalah mantan juara dunia WBC kelas ringan welter yang dimaksud merebut gelar kejuaraan dengan kemenangan KO menghadapi Lucas Matthysse pada 2015. Meski kalah dari Terence Crawford, Josh Taylor, juga Jose Ramirez, Postol masih dikenang sebagai salah satu petinju tangguh Ukraina.






