3 Pemain Top Global yang dimaksud Dikolongi Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes di dalam Serie A Italia

Kapten Timnas Indonesia , Jay Idzes, terus menunjukkan performa luar biasa dengan Venezia di area Serie A Italia musim 2024/2025. Pemain berusia 24 tahun ini kerap menjadi mimpi buruk bagi beberapa penyerang top dunia. Berikut adalah tiga pemain bintang yang tersebut berhasil “dikolongi” Idzes di dalam lapangan hijau.
Jay Idzes tak semata-mata menjadi palang pintu tangguh pada lini belakang Venezia, tetapi juga simbol kebanggaan Indonesia di tempat kancah sepak bola Eropa. Performanya melawan atlet kelas dunia seperti Vlahovic, Lukaku, serta Kean adalah bukti nyata bahwa pemain Indonesia miliki kualitas untuk bersaing di tempat level tertinggi.
1. Dusan Vlahovic (Juventus)

Penyerang andalan Juventus, Dusan Vlahovic, menghadapi salah satu laga paling frustrasi pada waktu berhadapan dengan Jay Idzes pada pertandingan Juventus melawan Venezia di area Allianz Stadium, Turin, Hari Minggu (15/12/2024). Sepanjang laga, Vlahovic kesulitan melegakan diri dari pengawalan ketat Idzes.
Momen yang tersebut paling diingat adalah ketika Idzes sukses “mengolongi” Vlahovic pada duel perebutan bola, yang mana memicu sorakan gemuruh dari penonton. Meskipun Vlahovic berhasil mencetak gol melalui penalti di tempat menit akhir, ia tak mampu menyembunyikan kekesalannya terhadap Idzes. Sang striker bahkan diganjar kartu jaundice akibat mengkritik keras terhadap Idzes.
Laga ini berakhir imbang 2-2, dengan Idzes mencetak gol bersejarah untuk Venezia pada menit ke-83. Aksi ini semakin menegaskan kualitas bek selama Indonesia yang disebutkan dalam pentas sepak bola Eropa.
2. Romelu Lukaku (Napoli)

Dalam laga tim Napoli kontra Venezia pada Stadion Diego Armando Maradona pada Akhir Pekan (29/12/2024), Jay Idzes kembali membuktikan kehebatannya. Kali ini, giliran Romelu Lukaku yang digunakan menjadi “korban”.
Sejak menit awal, Idzes menempel ketat Lukaku kemudian beberapa kali melakukan pelanggaran untuk menghentikan pergerakan striker dengan syarat Belgia itu. Salah satu momen krusial terjadi di dalam menit ke-37, ketika Lukaku mendapat penalti akibat handball Idzes. Namun, bola hasil eksekusi Lukaku berhasil ditepis kiper Venezia.
Lukaku pun terus kesulitan menembus pertahanan Idzes. Meski klub Napoli akhirnya menang satu gol tanpa balas lewat gol Giacomo Raspadori, penampilan solid Idzes memproduksi Lukaku gagal mencetak gol kemudian harus puas dengan kumpulan duel yang digunakan tiada menguntungkan baginya.
3. Moise Kean (Fiorentina)

Pada pekan kedua Serie A musim ini, Jay Idzes menjadi tembok kokoh pada waktu Venezia bertandang ke markas Fiorentina pada Artemio Franchi, Akhir Pekan (25/8/2024). Tindakan berat menjaga Moise Kean, ujung tombak Fiorentina, sukses dilaksanakan dengan gemilang oleh Idzes.
Dalam laga yang dimaksud berakhir imbang 0-0 itu, Idzes mampu meredam Kean sepanjang 68 menitnya dalam lapangan. Statistik mencatatkan satu tekel sukses, satu intersep, lalu tiga sapuan dari bek Timnas Indonesia tersebut. Sementara itu, Kean hanya sekali mampu mencatatkan satu tembakan tepat sasaran dari tiga upaya.
Tak hanya sekali itu, Idzes juga sempat mengancam gawang Fiorentina lewat prospek dari situasi sepak pojok, walaupun tendangannya meleset tipis di dalam melawan mistar. Penampilan impresif Idzes menghasilkan netizen Indonesia bangga serta padat memuji aksinya di area media sosial.






