Otomotif

Insentif Kendaraan Hybrid Resmi Berlaku Tahun 2025: Ini adalah Ketentuannya!

JAKARTA – Kabar gembira bagi para pecinta kendaraan ramah lingkungan! Kementerian Keuangan sudah pernah meresmikan aturan terkait insentif untuk mobil hybrid. Aturan ini tertuang di Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Pajak Pertambahan Angka (PPN) lalu Pajak Penjualan menghadapi Barang Mewah (PPnBM) untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai lalu Kendaraan Bermotor Roda Empat Emisi Karbon Rendah.

Jenis Kendaraan yang Mendapat Insentif

Dalam PMK tersebut, dijelaskan bahwa ada tiga jenis mobil hybrid yang dimaksud berhak mendapatkan insentif dari pemerintah. Insentif ini terdiri dari diskon PPnBM DTP (Pajak Penjualan berhadapan dengan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah) yang dimaksud akan berlaku pada tahun anggaran 2025.

Besaran Insentif

Untuk kendaraan hybrid, besaran insentif PPnBM DTP yang digunakan diberikan adalah 3% dari tarif jual kendaraan. Insentif ini diberikan untuk masa pajak Januari hingga Desember 2025.

Syarat juga Ketentuan

Salah satu aturan utama agar kendaraan listrik, termasuk hybrid, mendapatkan insentif adalah Derajat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) minimal 40%. Namun, untuk bus listrik, terdapat ketentuan berbeda, yaitu insentif 5% diberikan bagi bus dengan TKDN minimal 20% hingga kurang dari 40%.

Rincian Insentif Kendaraan Listrik Tahun 2025

Berikut adalah rincian insentif untuk kendaraan listrik pada tahun 2025:

Insentif PPN DTP:
10% untuk kendaraan listrik roda empat dan juga bus tertentu dengan TKDN minimal 40%.
5% untuk bus listrik tertentu dengan TKDN minimal 20% hingga kurang dari 40%.

Insentif PPnBM DTP:
3% untuk kendaraan bermotor bermesin hibrida.

Masa Berlaku Insentif

Insentif PPN kemudian PPnBM DTP ini berlaku untuk masa pajak Januari hingga Desember 2025. Ketentuan ini tertuang di Pasal 16 Ayat 1 PMK Nomor 12 Tahun 2025:

“Pajak Penjualan menghadapi Barang Mewah yang digunakan ditanggung otoritas sebagaimana dimaksud pada Pasal 15 Ayat 2 diberikan untuk Masa Pajak Januari 2025 sampai dengan Masa PajakDesember2025.”

Related Articles

Back to top button
924943923922941940942914961932938939963964965931935954915916917907925919948949950936952959944955957945946947909920927933906960918929956913926937912930934905953958921951962908910911lucky neko dan pengaruh tema jepang terhadap desain permainan digital mbgpragmatic play hadirkan bonus spin kreatif dengan mekanisme fleksibelpragmatic play menyajikan gameplay variatif dengan konsep menariklucky neko dan tren pengamatan pemain terhadap fitur bonus mbgsweet bonanza menganalisis sound horeg dari perspektif tren dan komunitaspola permainan yang sering diamati komunitas dan lucky neko mbgsisi lain mbg bedah mahjong ways 2 berdasarkan alasan viral di medsosstarlight princess sajikan bonus lightning 109 mode dengan sistem dinamisstarlight princess dan fitur menawan yang membentuk pengalaman pemain mbgrahasia slot online praktis agar konsistensi lebih optimalsugar rush pola runtuhan permen pada grid 7x7 sr3algoritma cerdas game online untuk mengoptimalkan performa bermain