Anindya Bakrie: Kadin ingin ambil peran di pemerintahan baru

Karena daripada kita meraba-raba, menyebabkan roadmap sendiri, tambahan baik kita bekerja mirip dengan pemerintah
Jakarta – Ketua Umum Kamar Dagang lalu Industri (Kadin) Tanah Air hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Anindya Bakrie memohon arahan terkait program-program kegiatan ekonomi keberlanjutan yang digunakan akan dijalankan oleh presiden terpilih Prabowo Subianto agar para pelaku bisnis bisa jadi ambil peran.
Hal ini disampaikan Anindya dalam acara Sarasehan Kadin dengan Menteri Koordinator Sektor Perekonomian Airlangga Hartarto di dalam Jakarta, Rabu. Menurut Anindya, hal ini harus dilaksanakan agar Kadin setiap saat berjalan beriringan dengan pemerintah.
"Kami ingin mendapat sedikit kisi-kisi, kira-kira bagaimana acara keberlanjutan dari Pak Jokowi (Joko Widodo) ke Pak Prabowo lalu di mana Kadin sanggup berperan," ujar Anindya.
Anindya mengatakan bocoran program-program pemerintahan yang akan datang, akan digunakan oleh Kadin di menyusun peta jalan pengusaha.
Lebih lanjut, Anindya ingin pihaknya selalu terlibat bergerak bersatu pemerintah untuk menggerakkan perekonomian Indonesia mencapai target 8 persen.
"Karena daripada kita meraba-raba, menimbulkan roadmap sendiri, tambahan baik kita bekerja mirip dengan pemerintah, meyakinkan bahwa teman-teman pada lapangan dapat berpartisipasi membantu pemerintah," katanya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Lingkup Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan tugas terhadap Kadin untuk menggenjot perkembangan ekonomi, salah satunya melalui investasi.
Airlangga menyebutkan Nusantara miliki target pembangunan ekonomi sebesar Rp1.700 triliun. Untuk mewujudkan hal yang disebutkan dibutuhkan kerja mirip dari bermacam pihak satu di antaranya Kadin lalu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Itu adalah PR (pekerjaan rumah) Kadin, tiada ada yang dimaksud lain kecuali Kadin yang dimaksud kerja dengan BUMN," ujar Airlangga.
Menguatkan perkembangan ekonomi, kata Airlangga, tidak ada bisa jadi semata-mata dibebankan untuk pemerintah saja. Untuk mencapai target 8 persen, seperti yang digunakan direncanakan oleh presiden terpilih Prabowo Subianto, dibutuhkan campur tangan pihak swasta, pada hal ini para pelaku usaha yang digunakan tergabung di Kadin.
Menurutnya, pelaku usaha memiliki peran yang dimaksud besar pada menggerakkan perekonomian nasional sebab pemerintah cuma miliki anggaran sebesar Rp3.600 triliun.
Artikel ini disadur dari Anindya Bakrie: Kadin ingin ambil peran di pemerintahan baru






