Justin Bieber Kena Mental Gara-Gara Skandal P Diddy, Muak Terus-terusan Dikaitkan

JAKARTA – Justin Bieber menjadi salah satu selebritas yang mana namanya terseret di persoalan hukum kontroversial Sean Combs alias P Diddy. Setelah Diddy ditangkap gara-gara dugaan kekerasan juga perdagangan seks, Justin Bieber mendapat perhatian masyarakat oleh sebab itu diduga menjadi salah satu korban sang rapper.
Di berada dalam perkara tersebut, Bieber tampaknya muak terus terseret skandal rapper sekaligus produser musik Amerika Serikat itu. Melansir US Weekly, sumber mengungkapkan kalau Justin Bieber merasa tak nyaman serta tak ingin dikaitkan apa pun dengan P Diddy.
“Justin telah terjadi disarankan untuk menjauh sejauh kemungkinan besar dari apa pun serta segala hal yang tersebut berhubungan dengan Diddy,” ungkap manusia sumber, disitir Hari Sabtu (12/10/2024).
Sumber itu mengumumkan bahwa Bieber, yang digunakan dikenalkan terhadap Diddy pada waktu remaja, tidak ada ingin berhubungan dengan musisi tersebut. Suami Hailey Baldwin ini bahkan mencoba untuk memusatkan perhatian pada hal-hal positif di hidupnya.
“Justin sedang di kondisi mental yang digunakan sulit ketika ini,” kata sumber lain.

Getty Images
“Ia memiliki sejarah yang buruk dengan Diddy lalu tuduhan terhadapnya sulit untuk diproses,” tambahnya.
Merasa tak ingin terlibat lebih banyak jauh, Justin Bieber disebut mulai menjaga jarak dari P Diddy pasca rapper itu ditangkap di area berada dalam tuduhan penyerangan seksual dan juga pelanggaran. Sumber menyatakan Bieber ingin melindungi dirinya, terlebih setelahnya penyanyi 30 tahun itu resmi menjadi individu ayah.
Sebagai informasi, Sean Diddy Combs alias P Diddy ditangkap menghadapi dugaan perdagangan seks dan juga kekerasan. Belum lama ini, rumah musisi sekaligus produser itu digeledah pihak kepolisian lalu ditemukan ribuan botol baby oil dan juga pelumas.
Isu P Diddy yang mana kerap melakukan kejahatan seksual ini telah lama lama terdengar. Ramai berita mengungkap bahwa bintang Hollywood itu kerap melakukan kekerasan seksual, perdagangan hingga menyeret nama-nama selebritas Hollywood lainnya.





