Bocoran Akhir Cerita Captain America: Brave New World, Sabra Superhero negeri Israel Jadi Kontroversi

JAKARTA – Bocoran akhir cerita Captain America: Brave New World menciptakan banyak orang, khususnya penggemar film Marvel menjadi penasaran. Namun, hadirnya karakter Sabra, mantan Black Widow versi negara Israel di area Marvel Cinematic Universe, menjadi kontroversi. Apalagi, Sabra yang digunakan berasal dari komik Marvel ini dikenal sebagai agen Mossad, dinas intelijen Israel.
Sementara, dalam film Captain America: Brave New World, Anthony Mackie mengambil peran sebagai Captain America baru pada film pertamanya. Hal ini juga menimbulkan penggemar bertanya-tanya, apa yang tersebut akan terjadi selanjutnya.
Bocoran Akhir Cerita Captain America: Brave New World

Dikutip People, Anthony Mackie pertama kali memerankan karakter yang dimaksud di tempat layar lebar di Captain America: Brave New World, yang dirilis di tempat bioskop pada 14 Februari 2025. Film ini menandai pertama kalinya ia memegang peran yang disebutkan setelahnya serialnya pada 2021 The Falcon and the Winter Soldier, yang memperlihatkan karakternya, Sam Wilson, bergulat dengan tekanan untuk menjadi Captain America baru setelahnya kematian Steve Rogers (Chris Evans) pada Avengers: Endgame.
Kini, Mackie ditemani oleh Falcon miliknya sendiri, Danny Ramirez (Joaquin Torres), lalu sahabatnya, mantan tahanan Isaiah Bradley (Carl Lumbly) yang digunakan dipenjara secara salah. Setelah misi yang tersebut sukses di dalam Meksiko, Wilson diundang ke Gedung Putih untuk berbaikan dengan presiden yang baru terpilih, Thaddeus Ross (Harrison Ford menggantikan mendiang William Hurt), yang digunakan sebelumnya mencoba membatasi kekuatan Avengers.
Namun, ia bertemu dengan penjahat pendendam, Samuel Sterns (Tim Blake Nelson) yang bertekad menghasilkan Ross menderita seperti yang mana sudah pernah dilakukannya — dan juga Wilson tampaknya tidak ada dapat berbuat sejumlah untuk menghentikannya.
Bagaimana Captain America: Brave New World berakhir?
Sepanjang film, Sterns yang digunakan mengendalikan pikiran menyiratkan sesuatu (secara harfiah) besar akan terjadi pada Presiden Ross — juga itu bukanlah kematiannya, seperti yang digunakan diperkirakan Wilson sebelumnya. Terombang-ambing antara keinginan untuk mengabdi pada negaranya juga hambatan pribadinya dengan Ross, Wilson berjuang untuk menentukan di area mana letak kesetiaannya kemudian siapa yang digunakan harus diperjuangkan.
Ternyata, Stern perlahan-lahan meracuni Ross dengan sinar gamma melalui pil selama bertahun-tahun, yang mana secara bertahap mengubahnya menjadi monster seperti dirinya dan juga Bruce Banner (atau Hulk). Jadi ketika Ross berubah menjadi Red Hulk, Wilson tahu bahwa ia harus bertindak untuk melindungi presiden serta rakyat Amerika.
Adegan yang disebutkan berpuncak pada penghancuran Gedung Putih kemudian beberapa pohon bunga sakura pada waktu Wilson menghadirkan Red Hulk menjauh dari peradaban kemudian menuju area terpencil. Keduanya bertarung, serta pasca kehilangan salah satu sayapnya, Wilson mencoba untuk menarik kembali kemanusiaan Red Hulk — pada momen klasik Captain America — untuk membawanya kembali ke Ross seukuran manusia.
Trik yang dimaksud berhasil pada waktu Wilson mengingatkan Ross tentang siapa yang digunakan ia perjuangkan agar menjadi pria yang digunakan lebih tinggi baik: putrinya. Setelah Ross kembali menjadi dirinya sendiri, film beralih ke beberapa waktu kemudian ketika mantan presiden itu dipenjara pada The Raft, yang dimaksud ironisnya, adalah prasarana yang sebanding untuk individu berkekuatan super tempat ia mengurung Wilson lalu teman-temannya — Captain America lama, Hulk, dan juga Black Widow — pada Captain America: Civil War.
Wilson datang mengunjungi Ross lalu memberi tahu ia bahwa perjanjiannya sudah disetujui, serta adamantium, elemen yang digunakan diperebutkan oleh empat negara, sekarang akan dibagi rata antara AS, Jepang, Prancis, lalu India, seperti yang mana diharapkan Ross.
Lebih jauh, ia mengakibatkan dan juga tamu istimewa: putri Ross, Betty Ross (Liv Tyler). Keduanya terhubung kembali di akhir yang tersebut bahagia bagi Ross juga Wilson pergi untuk menghadapi hambatan yang tersebut mungkin saja lebih lanjut besar.





