Bus Karyawan Rasa Sultan! Adiputro Perilisan Bus Mewah AMMAN

JAKARTA – Karoseri Adiputro merilis satu unit bus baru untuk angkutan karyawan AMMAN. Berbeda dengan bus karyawan pada umumnya, armada ini dilengkapi dengan ciri lalu menghadirkan kursi yang nyaman.
Bus baru ini menggunakan bodi Jetbus5 SHD yang ditopang dengan sasis Scania. Ini adalah merupakan kali pertama bodi Jetbus5 hadir dengan sasis besutan produsen jika Swedia yang digunakan dikenal dengan ketangguhannya.
Tampilan luarnya dibalut dengan warna putih pada keseluruhan bodi bus. Terdapat garis-garis yang digunakan membentuk zigzag yang dimaksud mengisyaratkan nama perusahaan AMMAN pada sisi samping, depan, kemudian belakang, dengan warna hitam.
Masuk ke bagian dalam, kesan estetik terasa dengan pemakaian pelat krom yang digunakan biasa digunakan untuk pijakan pada bus. Pelat ini juga digunakan pada dinding tangga masuk ke pada bus sehingga memancarkan kesan industrial.
Meski tujuannya sebagai bus karyawan, konfigurasi kursinya dibuat nyaman, menggunakan model 2-1. Walau tak dilengkapi dengan leg rest, kursi yang mana lebar dapat memberikan kenyamanan dalam sepanjang perjalanan.

Bus ini juga bukan dilengkapi dengan bagasi kabin yang mana menyebabkan rover AC dibuat miring juga memunculkan ruangan cukup tinggi di tempat di kabin. Setiap kursi juga dilengkapi dengan USB untuk pengisian daya elemen penyimpan daya ponsel.
Sebagai hiburan, terdapat TV berukuran cukup besar yang dapat digunakan untuk karaoke atau menonton film. Bus ini tak dilengkapi dengan toilet sehingga menciptakan ruang yang mana cukup lapang pada bagian belakang.
Untuk mengisi kekosongan, karoseri Adiputro menempatkan sebuah rak minuman yang mana dibuat dengan unsur akrilik. Hal ini memberikan kesan mewah juga elegan berkat modelnya yang tersebut transparan lalu ditopang dengan pipa stainless.
Bus yang ditopang sasis Scania K360CB Euro 5 ini dibekali mesin berkapasitas 13.000 cc yang mana mampu memunculkan tenaga 360 hp pada 1.900 rpm dengan torsi puncak 1.750 Nm pada 1.000-1.350rpm.






