Pemanfaatan Teknologi Video Berbasis Kecerdasan Buatan untuk Bisnis Melesat

LONDON – Perkembangan AI video menghasilkan tak perlu menghabiskan waktu berjam-jam untuk mencari, memproduksi sketsa, atau merender gambar atau video.
Bahkan KIT Global menunjukkan bagaimana video marketing yang dimaksud didukung Kecerdasan Buatan lalu kolaborasi dengan influencer mampu memberikan hasil kampanye yang mana luar biasa, teristimewa pada momen-momen penting seperti Imlek, Hari Valentine, Ramadan, serta Idul Fitri mendatang.
Risa Kusumaningrum, Country Manager KIT Global untuk Indonesia lalu Vietnam, menekankan pentingnya strategi digital marketing yang tersebut tepat dalam periode krusial ini:
Dengan memanfaatkan video marketing berbasis Artificial Intelligence dan juga kolaborasi strategis dengan influencer, kami membantu brand tak cuma terhubung dengan audiens merekan di tempat momen-momen budaya yang dimaksud penting tetapi juga mencapai hasil yang mana terukur kemudian berdampak signifikan bagi bisnis.”
Data menunjukkan bahwa pada tahun 2025, 91% dari lalu lintas internet global akan berasal dari streaming video. KIT Global sudah ada berada pada garis depan tren ini, yaitu dengan menggabungkan kekuatan video, AI, dan juga influencer untuk membantu brand meluncurkan kampanye yang tersebut tepat sasaran, hemat biaya, kemudian relevan dengan berbagai segmen audiens.
Salah satunya, yaitu Kampanye Rising Star KIT Global dalam TikTok yang mana sudah pernah mencatatkan 31 jt impresi, 1,9 jt interaksi, lalu tingkat keterlibatan atau engagement sebesar 15,29%. Strategi untuk melakukan kolaborasi konten kreatif dengan para content creator serta audiens berhasil mengubah ide mudah menjadi sensasi menyebar dalam kalangan konsumen.
Dengan menggabungkan teknologi inovatif dan juga wawasan bursa lokal, KIT Global membantu brand mempertahankan performa tinggi bahkan di tempat masa sektor ekonomi yang dimaksud cenderung melambat. “Tujuan kami adalah membekali bidang usaha Indonesia dengan alat yang mana mereka butuhkan untuk sukses, apa pun kondisi pasar,” tambah Risa.
Sebagai negara dengan jumlah total pengguna TikTok terbesar dalam dunia, Indonesia miliki kemungkinan yang dimaksud luar biasa bagi video marketing dan juga strategi influencer yang digunakan didukung Artificial Intelligence untuk memacu kesuksesan kampanye brand.






