Indonesian Idol XIII Segera Dimulai, Siap Hadirkan Keseruan Baru

JAKARTA – Indonesian Idol XIII akan segera dimulai. Ajang pencarian bakat menyanyi yang tersebut diselenggarakan oleh RCTI ini akan menghadirkan keseruan baru yang tidaklah kalah dari musim sebelumnya.
Indonesian Idol XIII ini menandai perjalanan 20 tahun kompetisi bergengsi yang dimaksud di area Tanah Air. Programming & Acquisition Director RCTI Dini Putri mengaku bangga lantaran bisa jadi memberikan inspirasi terhadap anak muda pada Indonesia.
“Tentunya ini kebanggaan, kemudian buat kami di tempat RCTI, Idol ini bukanlah semata-mata sebuah program. Tapi menurut kami ini sebuah partisipasi yang tersebut kami berikan ke berbagai anak bangsa yang tersebut benar-benar niatnya ingin jadi penyanyi. Tapi pada akhirnya bisa saja jadi artis juga sebagainya,” kata Dini ketika konferensi pers di dalam MNC Studios, Kebon Jeruk, Ibukota Indonesia Barat, Kamis (5/12/2024).
“Tapi memang benar ini jadi satu cara yang dimaksud sangat bagus. Tentu sekadar ini tidak belaka dari Idol-nya, tapi para juri yang mungkin saja kita gak dapat menjalankan ini sebab matanya mereka kan beda ya. Semoga kita mampu melahirkan lagi anak-anak bangsa Indonesia yang dimaksud menjadi bintang berikutnya di tempat season 13,” lanjutnya.
Dini menjelaskan kualitas yang digunakan dihasilkan dari Indonesian Idol juga terbukti dari penghargaan yang mana didapat oleh beberapa jebolannya. Bahkan, partisipan yang tersebut baru lulus dari kompetisi ini bisa jadi masuk nominasi penghargaan bergengsi dengan karyanya yang tersebut masih baru.
“Happy sekali, belakangan kan ada awarding-awarding, senang banget lantaran pada semua awarding itu anak-anak Idol itu konsisten dari tahun ke tahun itu semuanya ada. Bukan hanya sekali yang mana lama tapi yang mana baru dari season kemarin juga ada,” jelasnya.
Untuk Indonesian Idol XIII, Dini menegaskan ada berbagai keseruan yang tersebut akan ditampilkan. Selain itu, kualitas para partisipan juga terlihat dari mulai audisi sebelum bertemu dengan para juri utama.
“Keseruan pasti banyak, yang tersebut terlibat tahun ini dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Jadi kalau tahun lalu 13 ribu (peserta), tahun ini 30 ribu (peserta). Jadi itu menjelaskan kebingungan para juri ini, jadi ini multiplayer,” ujarnya.






