Mako Zona Bakamla Barat Akan Jadi Kekuatan Baru Hadapi Gangguan Keselamatan Laut RI

BATAM – Pembangunan Markas Komando (Mako) Zona Bakamla Barat di area Setokok, Batam nantinya diharapkan menjadi asupan kekuatan pada menghadapi kompleksitas pelanggaran dan juga gangguan keamanan juga keselamatan dalam laut Republik Indonesia (RI). Terlebih lagi, aset ini juga dapat memberikan dukungan besar pada pelaksanaan penegakan hukum pada laut, khususnya di tempat Zona Maritim Barat.
Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla. mengungkapkan hal yang disebutkan ketika meninjau perkembangan perkembangan Markas Komando (Mako) Zona Bakamla Barat dalam Setokok, Batam. “Saya mengucapkan terima kasih, lalu mengapresiasi seluruh pihak yang dimaksud terlibat pada pembangunan ini, sehingga proses konstruksi dapat berjalan dengan cepat lalu sesuai dengan rencana,” ucap Laksdya TNI Dr. Irvansyah pada waktu melakukan peninjauan.
Mako Zona Bakamla Barat dibangun pada tanah seluar hampir 17 hektare yang digunakan merupakan hibah dari BP Batam. Diharapkan pengerjaan Mako Zona Bakamla Barat yang dimaksud akan selesai pada awal 2025. Kepala Bakamla RI beserta jajaran pejabat tinggi Bakamla RI tiba dalam Setokok Batam, pada Hari Sabtu (12/10/2024).
Jajaran Pejabat Tinggi Bakamla RI turut hadir di kunjungan ini, seperti Deputi Operasi juga Latihan Laksda Bakamla Andi Abdul Aziz, S.H., M.M., Direktur Operasi Atmosfer Maritim Laksma Bakamla Bambang Somantri, S.I.P., M.Si., Direktur Operasi Laut Laksma Bakamla Octavianus Budi Susanto, S.H., M.Si., M.Tr.Opsla., Direktur Kerja Sama Laksma Bakamla Eka Satari, dan juga Kepala Zona Bakamla Barat Laksma Bakamla Bambang Trijanto.
Diketahui, kunjungan ini merupakan kali kedua dari pucuk pimpinan tertinggi dalam Bakamla RI. Pasalnya, Laksdya TNI Dr. Irvansyah tak hanya saja ingin menjamin perkembangan penyelenggaraan Mako Zona Bakamla Barat, namun juga memantau kelanjutan konstruksi dermaga, dan juga juga Pusat Komando lalu Pengendalian (Puskodal), juga infrastruktur lainnya yang tersebut menurut rencana telah memasuki tahap kedua juga segera rampung.






