Mees Hilgers Berpeluang Pecahkan Rekor Transfer Bek di dalam FC Twente, Tapi Ada Ancaman!

Penampilan Mees Hilgers pada FC Twente semakin bersinar. Performa apiknya membuka kesempatan bagi pemain keturunan Indonesia ini untuk memecahkan rekor nilai pemindahan bek di tempat klub tersebut.
Namun, potensi emas ini ternyata tidaklah datang tanpa ancaman. FC Twente baru hanya mengirimkan Anass Salah-Eddine ke Amerika Serikat Roma dengan biaya 8,5 jt euro (sekitar Rp144 miliar). Skor transaksi ini menjadikannya bek termahal yang dimaksud pernah dijual oleh FC Twente.
Rekor ini bisa saja sekadar dipecahkan Hilgers, yang miliki nilai bursa sekitar 9 jt euro (sekitar Rp152 miliar). “Mees Hilgers juga dapat mengajukan tawaran untuk memecahkan rekor,” tulis laporan Twente Insite, Awal Minggu (10/2/2025).
“Nilai bursa pemain Indonesia berusia 23 tahun itu ketika ini diperkirakan mencapai sembilan jt euro.”
Namun, ada satu hal yang digunakan bisa jadi menjadi penghalang bagi Hilgers untuk memecahkan rekor tersebut. Kontraknya dengan FC Twente akan berakhir pada Juni 2026, yang dimaksud berarti ia cuma miliki sisa satu tahun kontrak. Jika ia tidaklah segera mendapatkan perpanjangan kontrak, nilai pasarnya bisa jadi sekadar menurun. Bahkan, apabila kontraknya habis tanpa kejelasan klub baru, ia mampu semata meninggalkan FC Twente secara gratis.
Meskipun demikian, Twente Insite meyakini bahwa Hilgers masih menjadi incaran beberapa klub berkat penampilannya yang mana apik. Kemungkinan besar, tawaran akan datang pada bursa pemindahan musim panas mendatang.
“Mungkin akan ada yang tersebut tertarik pada Hilgers musim panas mendatang,” tulis Twente Insite. “Bek berusia 23 tahun yang bergabung dengan akademi muda FC Twente pada tahun 2011 sedang menjalani musim yang digunakan kuat kemudian telah lama menunjukkan sisi terbaiknya di area beberapa pertandingan Eropa.”
Mees Hilgers memang sebenarnya memiliki peluang besar untuk menjadi pemain bintang. Namun, ia juga harus pandai-pandai memanfaatkan kesempatan yang dimaksud ada. Perpanjangan kontrak dengan FC Twente atau tawaran dari klub lain sanggup menjadi kunci bagi masa depannya.






