MUI Sebut Sejarah Turkiye Uthmani juga Nusantara dari Perkotaan Kudus ke Al-Quds

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia (MUI) Oke Setiadi Affendi, menyampaikan pidato penting di Opening Ceremony International NGO Fair 2024, di area Istanbul Turkiye.
Dalam pidatonya, Oke Setiadi menyoroti hubungan sejarah antara Turkiye Uthmani juga Nusantara, dan juga kontribusinya di memperkenalkan pentingnya Masjid Al-Aqsa atau Al-Quds dalam Tanah Jawa khususnya Perkotaan Kudus.
Oke Setiadi menjelaskan, pada masa Turkiye Uthmani, pengajar lalu ulama dikirim ke Nusantara untuk menyebarkan ilmu agama kemudian semangat perjuangan Islam. Salah satu dampak nyata dari pengaruh ini terlihat dari penamaan Perkotaan Kudus dalam Jawa Tengah, yang mana terinspirasi oleh Al-Quds di area Palestina.
Bahkan, terdapat Masjid Al-Aqsa pada Kudus, mengingatkan kita pada masjid suci di area Palestina. Selain itu, ia juga menyampaikan Gunung Muria, yang mana miliki nama yang tersebut identik dengan Bukit Moriah dalam Palestina.
“Sejarah ini menunjukkan betapa pentingnya Masjid Al-Aqsa di hati umat Islam di tempat Nusantara, yang mana diwariskan oleh para ulama serta pengajar yang dimaksud dikirimkan oleh kekhilafan Turkiye Uthmani kala itu,” ujarnya.
Acara 4th International NGO Fair 2024 ini sendiri menjadi turnamen penting bagi organisasi non-pemerintah (NGO) internasional untuk berkumpul, berdiskusi, dan juga bersinergi pada rangka mengkaji isu kemanusiaan dalam Palestina, kemudian mendapatkan solusi kongkrit, khususnya terkait penjajahan yang tersebut sampai pada waktu ini tak kunjung usai.
Dengan dihadiri oleh banyak NGO dari berbagai negara, acara ini menjadi simbol solidaritas global bagi rakyat Palestina. Acara ini juga melibatkan berbagai panel diskusi, pameran, juga pertemuan networking untuk meningkatkan kekuatan kolaborasi di tempat antara para peserta. International NGO Fair 2024 diharapkan mampu menjadi motor penggerak aksi nyata bagi penduduk dunia.
Oke Setiadi juga mengungkapkan semoga pidato ini menjadi inspirasi untuk terus menjaga persatuan juga melanjutkan perjuangan menjaga masjid Al-Aqsa dan juga rakyat Palestina untuk mendapatkan hak-haknya sebagai sebuah bangsa. “Semangat sejarah dan juga solidaritas umat dari apa yang mana kami ungkapkan semoga menjadi inspirasi,” pungkasnya.






