Prancis kemungkinan besar kerahkan jet tempur berhulu ledak nuklir di dalam Jerman

Kota Moskow – Prancis kemungkinan akan mengerahkan jet-jet tempur bersenjata nuklir di area Jerman jikalau Amerika Serikat (AS) menarik pasukannya dari Eropa, sebut pemberitaan The Telegraph.
Menurut The Telegraph, Prancis siap menggunakan kekuatan nuklirnya untuk melindungi Eropa. Namun, proposal resmi baru akan diajukan jikalau Presiden Donald Trump benar-benar menarik pasukan Negeri Paman Sam dari Jerman.
Seorang pejabat Prancis yang dimaksud tidaklah disebutkan namanya mengungkapkan terhadap The Telegraph bahwa langkah ini akan "mengirim instruksi untuk (Presiden Rusia) Vladimir Putin" juga menekan Inggris untuk mengambil tindakan serupa.
Dilaporkan bahwa kekuatan nuklir Prancis bersifat independen dari Pakta Perlindungan Atlantik Utara (NATO), sedangkan senjata nuklir Inggris merupakan bagian dari strategi pertahanan aliansi tersebut.
Friedrich Merz, kandidat kanselir Jerman kemudian pemimpin blok Persatuan Demokrat Kristen serta Persatuan Sosial Kristen (CDU/CSU) yang dimaksud meraih kemenangan pemilihan raya Bundestag pada Minggu, menyatakan bahwa Eropa tak sanggup lagi bergantung pada Amerika Serikat untuk pertahanan.
Dia menyerukan Prancis lalu Inggris untuk memulai negosiasi terkait pertahanan nuklir.
Sementara itu, Senator Rusia Alexei Pushkov mengecam usulan Merz yang dimaksud dengan menyebutnya sebagai tindakan yang mana bukan masuk akal.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berulang kali mencela negara-negara Eropa melawan kontribusi pertahanan mereka yang rendah terhadap NATO dan juga menuntut agar seluruh anggota meningkatkan anggaran pertahanan hingga lima persen dari PDB.
Namun, Menteri Perlindungan Amerika Serikat Pete Hegseth menyatakan bahwa Washington pada waktu ini belum berencana mengempiskan peluncuran militernya pada Eropa.
Sumber: Sputnik-OANA






