Profil Mayjen TNI Jamallulael, Jebolan Akmil 1991 yang digunakan Jabat Pangdam Tanjungpura

JAKARTA – Profil Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamallulael diulas di artikel ini. Dia merupakan jebolan Akademi Militer (Akmil) 1991.
Jamallulael merupakan salah satu dari 300 Perwira Tinggi (Pati) TNI yang digunakan dimutasi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada Jumat, 6 Desember 2024. Rotasi kemudian mutasi itu berdasarkan Surat Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/1545/XII/2024 tentang Pemberhentian dari dan juga Pengangkatan pada Jabatan di area lingkungan TNI.
Dalam mutasi pertama TNI di tempat era Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ini, Jamallulael digeser dari Aslog Panglima TNI menjadi Pangdam XII/Tanjungpura. Kodam ini merupakan komando kewilayahan pertahanan militer yang mana meliputi Provinsi Kalimantan Tengah kemudian Kalimantan Barat.

Foto/Instagram Kodam Tanjungpura
Jamallulael menjabat Pangdam XII/Tanjungpura menggantikan Mayjen TNI Iwan Setiawan yang digunakan digeser menjadi Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif). Serah terima jabatan (sertijab) dijalankan pada Lantai 3 AH. Nasution, Mabesad, Jakarta, pada Mulai Pekan (30/12/2024).
Prosesi sertijab dipimpin secara langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Dilansir dari keterangan dari Pendam XII/Tpr, prosesi Sertijab Pangdam XII/Tpr yang digunakan berlangsung khidmat, dilaksanakan sama-sama dengan beberapa pejabat perwira tinggi lainnya di area antaranya, Dankodiklatad, Pangkostrad, Pangdam VI/Mlw, Pangdam XIII/Mdk, Pangdam XVI/Hsn, Dansecapaad, lalu Danpusintelad.
Profil Mayjen TNI Jamallulael

Foto/Instagram Kodam Tanjungpura
Pria kelahiran Bogor, 10 September 1968 ini memperoleh sekolah militer pertamanya dalam Akademi Militer dan juga lulus tahun 1991 dari Korps Zeni. Dengan telah lama beralihnya tongkat kepemimpinan ditangannya, maka ia bertanggungjawab untuk mengawasi Kodam XII/Tpr yang digunakan membawahi Kalimantan Barat lalu Kalimantan Tengah.
Sedangkan untuk lembaga pendidikan umum, beliau kecil mulai bersekolah dalam SD Negeri Serua 1 Depok, SMP Negeri 87 Pondok Pinang, kemudian SMA Negeri 34 Jakarta. Dia juga melanjutkan ke institusi belajar tinggi dan juga berhasil meraih peringkat S1 juga S2.





