Samuel Arnold Berhasil KO pasca Selamat dari Serangan Jantung

Petinju kelas menengah super Samuel Arnold III baru-baru ini memukul KO Julian Delgado di dua ronde setelahnya terkena serangan jantung. Samuel Arnold mengakhiri masa rehatnya selama enam bulan dari ring yang penuh dengan pasang surut.
Arnold meraih kemenangan pertarungan dalam Centre 200 di dalam Sydney, Nova Scotia, Kanada, pada tanggal 7 Desember. Kemenangan gemilang berhadapan dengan Delgado, 4-1 (1 KO), atlet berusia 23 tahun dari Corpus Christi, Texas, menandai kemenangan kedua Arnold tahun ini juga pertarungan pertamanya sama-sama Three Lions Promotions.
Persiapan menuju momen ini serupa sekali tiada biasa bagi Arnold, petinju berusia 21 tahun yang dimaksud berasal dari St. Louis namun sekarang ini tinggal pada Dallas. Awal tahun ini, ia terpaksa mengundurkan diri dari dari sebuah laga di area bulan Maret pasca ia terlibat pada sebuah kecelakaan mobil.
Mobil Ford Mustang yang tersebut ditumpanginya ditabrak oleh kendaraan roda 18. Lalu ada pertarungan pada 26 Oktober melawan Mohamed Zawadi yang digunakan tidak ada terjadi. Arnold merinci pengalaman menakutkan yang membuatnya tidak ada dapat bertarung setelahnya ia mengalami ketakutan selama perjalanannya dari Atlanta ke New York ke Toronto.
“Saya baik-baik sekadar selama penerbangan,” kata Arnold. “Saya baik-baik saja, tetapi saya tak minum air selama penerbangan. Saya hampir tertidur selama penerbangan hingga saya diciptakan serta merasakan perasaan yang tersebut aneh. Saya berkeringat sangat banyak,”kata Arnold mengisahkan. “Saya mengajukan permohonan ayah saya untuk segera mengambilkan minuman,” kata Arnold yang digunakan mempunyai rekor 11-0 (9 KO).”
“Para pramugari mulai membawakan saya sejumlah sekali cairan juga semacamnya. Mereka tidaklah membiarkan saya pingsan. Mereka semata-mata menyuruh saya duduk. Lalu, saya akhirnya dilarikan dari pesawat ke rumah sakit pada New York.”
Ini terjadi pada minggu pertandingan untuk laganya di area bulan Oktober. Alih-alih tiba di tempat London, Ontario, Kanada, ia justru tertunda di dalam New York oleh sebab itu kondisinya yang tersebut tidaklah menentu. “Di pada ambulans, saya seperti terkena serangan jantung sebab tingkat EKG saya,” kata Arnold.
“Ketika saya menemui ahli jantung, beliau mengungkapkan bahwa tak ada yang tersebut salah dengan saya. Jantung saya hanya sekali lebih banyak tebal dari kebanyakan orang akibat saya sudah melakukan sesuatu yang mana bergerak sepanjang hidup saya, sejak saya masih kecil, seperti tinju.”
Diagnosis resminya adalah suatu kondisi yang digunakan disebut jantung atlet. Arnold bahkan melakukan wawancara untuk cerita ini melalui Zoom sambil mengenakan kaus yang dimaksud bertuliskan: “Saya selamat dari serangan jantung lalu yang digunakan saya dapatkan hanyalah kaus ini.”
Arnold diizinkan untuk bertarung setelahnya cobaan berat tersebut, namun lantaran penimbangan berat badan sudah dilakukan, ia tidak ada dapat berlaga dan juga pulang tanpa perlawanan. “Jika saya terbang lebih lanjut awal di dalam awal minggu,” katanya, “Saya mampu sekadar berjuang di laga itu.”
Sebuah kesempatan yang dimaksud terlewatkan, namun setidaknya Arnold telah lama diperiksa, dinyatakan sehat kemudian masih sanggup berlaga pada lain waktu.






