Selena Gomez Menangis Tersedu-sedu berhadapan dengan Kebijakan Imigrasi Presiden Trump yang Kontroversial

JAKARTA – Donald Trump sudah pernah memulai gelombang deportasi besar-besaran, sebanyak 926 orang ditangkap serta menjadi bilangan tertinggi sejak Trump kembali menjabat sebagai presiden.
Sedikit demi sedikit, pesawat-pesawat imigran ini tiba pada negara-negara tertentu. Dikuip Marca, Selena Gomez yang digunakan menyaksikan hal itu kemudian menggunakan media sosialnya unruk menghasilkan video tentang subjek tersebut, pada mana beliau tersentuh oleh orang-orang Meksiko yang dimaksud dideportasi.
“Semua orang saya diserang, anak-anak. Saya tiada mengerti. Saya sangat menyesal, saya berharap dapat melakukan sesuatu tetapi saya bukan bisa. Saya tak tahu harus berbuat apa. Saya akan mencoba segalanya, saya janji,” kata Gomez di video yang disebutkan sambil terisak-isak,” kata Selena Gomez .
Beberapa menit kemudian, Selena Gomez menerima beberapa komentar negatif serta mendedikasikan cerita lain untuk para pembencinya. “Ternyata bukan baik menunjukkan empati untuk orang lain,” tulisnya dengan latar belakang hitam.
Komunitas media sosial mengkaji hambatan tersebut, yang mana memunculkan reaksi tertentu di area kedua belah pihak. Mungkin inilah alasan Selena Gomez memutuskan untuk menghapus cerita yang disebutkan dari akun Instagram miliknya.
“Menangis itu wajar. Merekam diri sendiri lalu membagikannya untuk mendapatkan perhatian bukanlah hal yang mana wajar,” tulis netizen.
“Jadi beliau kesal oleh sebab itu Trump mengejar penjahat kekerasan kemudian mendeportasi mereka?” tulis netizen.
“Gadis, bukankah kamu seseorang miliarder? Jadikan beliau pulau,” tulis netizen.
Ini adalah beberapa komentar yang dimaksud dapat dibaca dari X, tetapi tidak ada semuanya buruk, beberapa juga memihak Selena Gomez akan hambatan yang digunakan dicemaskan itu.





