Statistik Naoya Inoue vs Sam Goodman: Pertaruhan Gelar Planet Tak Terbantahkan Kelas Bantam Super!
Naoya Inoue , sang “Monster KO” dari Jepang, akan kembali naik ring pada 24 Januari 2025 mendatang untuk mempertahankan gelar kejuaraan juara dunia tak terbantahkan kelas super bantam (122 pound). Pertarungan melawan penantang jika Australia, Sam Goodman, akan diselenggarakan di tempat Ariake Arena, Tokyo.
Dengan catatan rekor sempurna juga reputasi sebagai salah satu petinju terbaik dunia, Inoue siap menghadapi tantangan baru di usahanya mempertahankan gelar.
Rekor dan juga Statistik Naoya Inoue vs. Sam Goodman
Naoya Inoue (31 tahun)
Rekor: 28-0 (25 KO)
Tinggi Badan: 165 cm
Jangkauan: 171 cm
Gym: Ohashi Gym, Yokohama, Jepang
Terakhir Berlaga: Mengalahkan TJ Doheny dengan TKO pada September 2024.
Sam Goodman (26 tahun)
Rekor: 19-0 (8 KO)
Tinggi Badan: 169 cm
Jangkauan: 169 cm
Gym: Tidak diketahui
Terakhir Berlaga: Mempertahankan rekor tak terkalahkan sepanjang 2023 juga 2024.
Inoue, yang mana menjadi juara dunia di area empat divisi berbeda, memiliki keunggulan pengalaman lalu kekuatan pukulan dengan 25 KO dari 28 kemenangan. Di sisi lain, Goodman adalah penantang muda yang dimaksud belum terkalahkan dengan gaya bertarung yang dimaksud cenderung lebih besar teknis, meskipun rasio KO-nya tambahan rendah dibandingkan Inoue.
Inoue terakhir kali naik ring pada September 2024, ketika ia mengalahkan TJ Doheny di dalam Ariake Arena. Pertarungan yang dimaksud berakhir pada ronde ketujuh melalui TKO akibat cedera. Sebelum itu, Inoue mengalahkan Marlon Tapales pada akhir 2023 untuk menjadi juara dunia tak terbantahkan di dalam dua divisi berbeda.
Sam Goodman, sementara itu, akan menghadapi tantangan besar di debutnya bertarung dalam luar Australia. Dengan rekor 19 kemenangan, termasuk delapan kemenangan KO, Goodman dikenal miliki kecepatan kemudian akurasi yang tersebut baik. Namun, menghadapi petinju sekaliber Inoue akan menjadi ujian terberat di kariernya.
Berdasarkan statistik, Inoue jelas menjadi favorit kuat pada pertarungan ini. Dengan Inoue mendapat predikat favorit, para pengamat tinju memprediksi bahwa Goodman akan kesulitan menghadapi kekuatan juga agresivitas Inoue.
Keunggulan Inoue pada hal jangkauan (171 cm vs. 169 cm) dan juga rekor KO yang mana mengesankan menjadi faktor penentu pada pertarungan ini. Namun, Goodman tetap saja memiliki potensi jikalau ia mampu memanfaatkan kecepatan serta menjaga jarak dengan pergerakan taktis.
Naoya Inoue akan memasuki ring dengan tujuan mempertahankan statusnya sebagai juara dunia tak terbantahkan juga melanjutkan rekor sempurnanya. Sementara itu, Sam Goodman akan mencoba menorehkan sejarah sebagai petinju yang dimaksud mampu menjinakkan “Monster” dalam kandangnya sendiri. Akankah pengalaman kemudian kekuatan Inoue kembali menjadi penentu, atau justru Goodman mencuri perhatian dunia? Mari kita nantikan hasilnya di tempat Tokyo.






