Elkan Baggott Dicoret dari Skuad Timnas Indonesia di dalam Kualifikasi Piala Planet 2026?

JAKARTA – Harapan untuk mengawasi Elkan Baggott kembali berseragam Timnas Indonesia di waktu dekat tampaknya harus pupus. Bek berada dalam berusia 22 tahun itu hampir dipastikan tiada masuk pada daftar pemain yang mana akan dipanggil ahli Patrick Kluivert untuk menghadapi Australia juga Bahrain di tempat putaran ketiga Kualifikasi Piala Bumi 2026 pada Maret mendatang.
Baggott terakhir kali meningkatkan kekuatan Timnas Indonesia ketika menghadapi Australia pada fase 16 besar Piala Asia 2023. Sejak ketika itu, namanya tidak ada lagi masuk pada skuad Garuda. Sempat mendapat panggilan dari Shin Tae-yong untuk pertandingan putaran kedua Kualifikasi Piala Bumi 2026 melawan Vietnam pada Maret 2024, Baggott gagal bergabung akibat cedera.
Selain itu, Baggott juga diproyeksikan membela Timnas U-23 di dalam Piala Asia U-23 2024. Namun, klubnya pada waktu itu tak memberikan izin. Puncaknya, ia bukan menanggapi panggilan Shin Tae-yong untuk pertandingan playoff Olimpiade 2024 melawan Guinea pada Mei 2024, yang dimaksud semakin memperumit peluangnya untuk kembali ke kelompok nasional.
Kini, meskipun kepemimpinan Timnas Indonesia sudah pernah berganti dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert, Baggott tetap memperlihatkan tak masuk di daftar pemain yang digunakan dipanggil. Hal ini diungkapkan oleh pengamat sepak bola, Haris Pardede alias Bung Harpa, di kanal YouTube pribadinya.
“Kabar yang tersebut kurang menggembirakan, bisa saja dikatakan hampir pasti Elkan Baggott tak akan membela Timnas Indonesia setidaknya hingga Maret ini,” ujar Bung Harpa pada pernyataannya pada Rabu (26/2/2025).
Ia juga menyinggung isu ketidakharmonisan antara Baggott lalu Shin Tae-yong sebagai salah satu alasan absennya sang pemain pada beberapa rencana Timnas sebelumnya. Namun, menurutnya, pergantian pembimbing tiada serta-merta memproduksi Baggott otomatis kembali ke skuad Merah Putih.
“Dulu ada isu ia berseteru dengan Shin Tae-yong, tapi sekarang STY telah tidaklah melatih. Seharusnya beliau bisa saja kembali, tapi ternyata tidak ada juga. Ini adalah jadi pertanyaan besar,” tambahnya.
Padahal, Baggott tampil cukup solid sama-sama Blackpool di area League One di beberapa pekan terakhir. Ia berduet dengan Oliver Casey di area lini pertahanan dan juga membantu klub berjuluk The Seasiders itu bertengger dalam peringkat ke-11 klasemen dengan raihan 44 poin, cuma terpaut 9 poin dari zona playoff.
Meski menunjukkan performa menjanjikan di dalam level klub, tampaknya hal itu belum cukup untuk meyakinkan Kluivert agar memasukkannya ke pada skuad Garuda untuk dua laga penting di tempat bulan Maret. Keputusan ini tentu menyebabkan tanda tanya besar mengenai masa depan Baggott dalam Timnas Indonesia.






