Teman Seangkatan Prabowo Berkarier Cemerlang, Nomor 2 Terjun Operasi Seroja hingga Penumpasan RMS

JAKARTA – Sejumlah teman seangkatan Presiden Prabowo Subianto memiliki karier cemerlang. Beberapa dalam antaranya berhasil mencapai pangkat Jenderal TNI hingga dipercaya menjabat menteri.
Prabowo Subianto merupakan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia ( Akabri ) 1974. Berdasarkan situs Akmil, Akabri adalah hasil integrasi seluruh Akademi Angkatan (Akademi Militer Nasional/AMN, Akademi Angkatan Laut/AAL), Akademi Angkatan Udara/AAU, dan juga Akademi Angkatan Kepolisian/AAK) pada 16 Desember 1965.
Dua tahun kemudian Akabri di area Magelang diresmikan menjadi Akabri Udarat, yang mana meliputi dua Akabri bagian pada bawah satu pimpinan, yaitu Akabri Bagian Umum serta Akabri bagian Darat. Akabri Bagian Umum mendidik taruna TK-I selama satu tahun, termasuk Pendidikan Dasar Keprajuritan Chandradimuka, sedangkan Akabri bagian Darat mendidik taruna Akabri Bagian Darat mulai TK-II sampai dengan TK-IV. Pada 29 September 1979, Akabri Udarat berubah namanya menjadi Akabri Bagian Darat.
Dalam rangka reorganisasi di dalam lingkungan ABRI, pada 14 Juni 1984 Akabri Bagian Darat berubah namanya menjadi Akmil (Akademi Militer). Kemudian pada 1 April 1999 secara resmi Polri terpisah dari tiga angkatan lainnya, dan juga ABRI berubah menjadi TNI. Sejak itu pula Akademi Kepolisian terpisah dari Akabri. Kemudian Akabri berubah namanya menjadi Akademi TNI yang tersebut terdiri dari Akmil, AAL, dan juga AAU.
Salah satu lulusan Akabri 1974 adalah Prabowo Subianto yang tersebut pada saat ini menjabat sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia. Beberapa teman seangkatan Prabowo miliki karier cemerlang. Siapa semata mereka?
Teman Seangkatan Prabowo berkarier Cemerlang:
1. Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu
Teman seangkatan Prabowo berkarier cemerlang selanjutnya adalah Ryamizard Ryacudu. Karier militer terakhirnya sebagai KSAD periode 4 Juni 2002–5 Februari 2005.
Ryamizard Ryacudu miliki banyak pengalaman jabatan. Seperti Komandan Yonif Linud 305/Tengkorak, Komandan Komando Resor Militer 044/Garuda Dempo, Panglima Divif 2/Kostrad, Kepala Staf Kostrad, Pangdam V/Brawijaya, Pangdam Jaya/Jayakarta, Pangkostrad, serta KSAD.
Menantu mantan Wakil Presiden Try Sutrisno itu pernah dicalonkan sebagai Panglima TNI di area akhir masa jabatan Presiden Megawati. Namun ketika pergantian presiden dari Megawati ke SBY, nama Ryamizard Ryacudu dianulir kemudian digantikan Marsekal Djoko Suyanto.
Pada awal pemerintahan Presiden Jokowi, Ryamizard Ryacudu ditunjuk sebagai Menteri Keamanan (Menhan). Namun di dalam periode kedua Jokowi, Ryamizard tidaklah lagi mendapat jabatan Menteri.
2. Jenderal TNI (Purn) Agustadi Sasongko Purnomo
Agustadi Sasongko Purnomo adalah salah satu teman seangkatan Prabowo Subianto di tempat Akabri 1974. Penerima penghargaan Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik itu menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) periode 2007–2009.
Karier militer Agustadi Sasongko Purnomo cukup cemerlang. Beberapa jabatan strategis pernah diemban, antara lain Dandim 0106/Aceh Tengah Kodam I/BB, Kasdam XVII/Trikora, Pangdivif 2/Kostrad, Pangdam XVI/Pattimura, kemudian Pangdam Jaya. Setelah itu, Agus diangkat menjadi Sekretaris Menko Polhukam, sebelum akhirnya mendapat pemasaran jabatan sebagai KSAD pada 2007 hingga 2009.






