23 Calon Emiten Beraset Besar Siap Melantai di tempat Bursa

JAKARTA – Sejumlah perusahaan berskala besar diketahui siap melakukan pencatatan saham baru pada Bursa Efek Indonesia ( BEI ). Hingga akhir Februari 2025, BEI mencatatkan data sebanyak 24 perusahaan telah terjadi masuk pipeline penawaran umum perdana ( IPO ).
Dari jumlah keseluruhan itu, 23 pada antaranya berstatus sebagai perusahaan beraset jumbo, alias perusahaan dengan aset di tempat berhadapan dengan Rp250 miliar. “Hingga ketika ini, terdapat 24 perusahaan di pipeline pencatatan saham BEI. Ada 23 beraset skala besar,” kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna untuk wartawan.
Dalam pipeline tersebut, jelas dia, hanya sekali satu perusahaan yang dikategorikan beraset skala menengah, antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar.
Dari segi sektor, perusahaan yang dimaksud bersiap melantai di tempat bursa tersebar di berbagai industri. Industri Konsumer Non-Siklikal menjadi yang tersebut paling dominan dengan 7 perusahaan, disertai oleh sektor Industri sebanyak 4 perusahaan, juga sektor Basic Materials, Kesehatan, lalu Daya yang dimaksud masing-masing 3 perusahaan.
Selanjutnya, sektor Transportasi lalu Logistik turut berkontribusi dengan 2 perusahaan, sementara sektor Konsumer Siklikal juga Keuangan masing-masing 1 perusahaan.
Hingga pada waktu ini, sejak awal tahun hingga 28 Februari 2025, tercatat sebanyak 8 perusahaan telah dilakukan Go Public dengan total dana yang dimaksud dihimpun mencapai Rp3,70 triliun.






