Pangeran Harry Kembali ke Inggris, Ratu Camilla Putuskan Keluar dari Istana

INGGRIS – Pangeran Harry kembali menghebohkan masyarakat dengan keputusannya pulang ke Inggris untuk menyebabkan kembali Invictus Games pada 2027. Di ketika yang mana sama, Ratu Camilla justru memilih pergi dari dari istana dan juga mengunjungi berbagai acara sosial.
Dilansir dari The News, Hari Minggu (23/2/2025), langkah ini mengiringi berbagai pernyataan mengejutkan yang digunakan mengguncang istana kerajaan. Di mana penampilan Pangeran Harry pada masa kini menjadi topik hangat pada kalangan pengamat istana.
Ratu Camilla, yang digunakan selama ini setia mendampingi Raja Charles III, tampil dengan langkah berbeda. Dalam acara resmi yang digunakan diadakan baru-baru ini di tempat Istana Buckingham, ratu 77 tahun itu menjadi pemimpin upacara peresmian taman penyembuhan baru.
Tempat yang disebutkan berada di dalam Asian Women’s Resource Centre (AWRC), sebuah lembaga yang dikenal bergerak memberikan dukungan untuk wanita serta anak-anak dari komunitas Kulit Hitam, Minoritas, serta Etnis.

Foto/Getty Images
Dalam kunjungannya ke AWRC, ibu sambung Harry dan juga Pangeran William itu menunjukkan sikap hangat lalu bersahabat. Penampilannya yang tersebut anggun berhasil mencuri perhatian para tamu, teristimewa ketika ia berbincang dengan para staf, relawan, dan juga pengurus yang dimaksud berperan pada misi kemanusiaan lembaga tersebut.
Kegiatan ini sekaligus menandai kesempatan penting perayaan ulang tahun ke-45 AWRC, menyoroti dedikasi lembaga di mengatasi kesulitan kekerasan pada rumah tangga serta memberdayakan perempuan di dalam ibu kota.
Keputusan suami Meghan Markle itu untuk memulihkan Invictus Games ke Inggris tampaknya menciptakan dinamika baru di area lingkungan istana. Seorang sumber mengindikasikan bahwa jadwal kompetisi yang dimaksud berpotensi bertabrakan dengan perayaan ulang tahun Camilla, kesempatan bersejarah yang tersebut selama ini sangat dinanti oleh berbagai pihak.
Hal ini dikabarkan dapat memicu ketidakpuasan Charles, yang tersebut seolah merasa kedua rencana penting yang dimaksud saling bertabrakan. Meski demikian, Camilla masih menegaskan komitmennya untuk terus menggalang inisiatif sosial melalui berbagai kegiatan kemanusiaan.






