Gencatan Senjata pada Palestina, NU Care-Lazisnu kemudian BZS Mesir Kirimkan 5 Ambulans

JAKARTA – Kesepakatan gencatan senjata antara negeri Israel dan juga kelompok Hamas yang digunakan dimulai pada 19 Januari 2025 di area Palestina, menjadi kesempatan bagi NU Care-Lazisnu juga Bayt Zakat wa as-Shadaqat (BZS) Al-Azhar Mesir untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina. Sebanyak lima unit ambulans akan segera dikirimkan untuk menggalang keinginan medis rakyat Palestina yang dimaksud menjadi korban genosida Israel.
Ketua Lazisnu PBNU, Habib Ali Hasan Al Bahar menyatakan, gencatan senjata antara negara Israel juga kelompok Hamas merupakan kesempatan strategis untuk mempercepat distribusi bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina.
“Momen ini menjadi kesempatan penting bagi kami untuk mengirimkan bantuan medis yang dimaksud sangat dibutuhkan. Ambulans yang mana kami distribusikan diharapkan dapat meningkatkan akses warga Palestina terhadap layanan kondisi tubuh yang memadai,” kata Habib Ali dalam Jakarta, Kamis (23/01/2025) sore.
Selain itu, Habib Ali memberikan apresiasi untuk BZS Mesir berhadapan dengan kontribusinya yang signifikan di mewujudkan misi kemanusiaan ini. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk Dr Sahar Nashr, Direktur Bayt Zakat wa as-Shadaqat Al-Azhar berhadapan dengan kerja identik dan juga dedikasi beliau yang mana luar biasa. Peran beliau sangat penting di menegaskan bantuan ini dapat terkoordinasi dengan baik lalu tepat sasaran. Ini adalah adalah bentuk nyata dari solidaritas lintas bangsa untuk kemanusiaan,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif NU Care-Lazisnu PBNU Qohari Cholil mengungkapkan rasa syukur melawan kelancaran proses penyaluran bantuan ambulans. “Kami sangat bersyukur sebab komitmen kami untuk dapat mendistribusikan bantuan lima unit ambulans, insyaAllah akan segera dikirim. Sehingga dengan ini kami dapat meyakinkan bahwa setiap bantuan yang tersebut kami salurkan dapat memberikan dampak dengan segera bagi penerima,” kata Qohari.
Ambulans yang dikirimkan, sambungnya, merupakan bagian dari upaya berkelanjutan NU Care-LAZISNU untuk memperkuat pemulihan kondisi di tempat Palestina.
“Kami berharap inisiatif ini dapat membantu memenuhi permintaan mendesak, teristimewa terkait layanan kondisi tubuh bagi rakyat Palestina. Bantuan ambulans melalui BZS Al-Azhar Mesir ini merupakan bantuan kemanusiaan dari NU Care-LAZISNU untuk Palestina melalui mitra-mitra global kami seperti BZS, GDD, AWC. Bantuan berkelanjutan ini juga menjadi simbol solidaritas global untuk perdamaian serta kemanusiaan dalam Palestina,” katanya.
Direktur Proyek NU Care-LAZISNU PBNU, Syarifuddin menambahkan bahwa lima unit ambulans sore ini, waktu Mesir, telah lama siap untuk diberangkatkan ke Gaza.
“Kelima ambulans ini akan mulai bergerak menuju Wilayah Gaza sore ini. Kami telah dilakukan mempersiapkan segala permintaan logistik dan juga koordinasi pada lapangan untuk menegaskan bantuan ini tiba dengan selamat lalu tepat Waktu,” ujarnya.






