Elon Musk Siap Hadirkan Penantang Gmail, Ini adalah Bocorannya

LONDON – Elon Musk tampaknya telah terjadi membocorkan proyek besar berikutnya juga itu adalah pesaing potensial Gmail.
Gmail adalah penyedia email paling populer, dengan 1,8 miliar akun pengguna berpartisipasi di tempat seluruh dunia. Tidak mengherankan apabila miliarder teknologi ini, yang kekayaan bersihnya mencapai puncak bersejarah baru bulan ini tanpa tanda-tanda melambat, menginginkan layanan email miliknya sendiri.
Kehebohan seputar “Xmail” sebenarnya sudah ada dimulai sejak Februari lalu. Sebuah arahan palsu yang tersebut merebak beredar di tempat media sosial bulan itu yang mana menyatakan bahwa Gmail akan ditutup pada tanggal 1 Agustus.
Seperti yang digunakan kita ketahui sekarang, arahan itu sepenuhnya palsu , serta jurnalis teknologi pun mengonfirmasi bahwa itu adalah tipuan, demikian pula dengan profil resmi Gmail X.
Pada waktu yang dimaksud hampir bersamaan, insinyur keamanan X, Nate McGrady, mencuit, “kapan kita menciptakan XMail?” kemudian Musk membalas dengan dua kata di area kolom komentar: “Itu akan segera terjadi”.
Para pakar secara langsung menyampaikan kegelisahan merek tentang bagaimana Xmail milik Musk akan terwujud, termasuk manusia analis keamanan siber yang menyampaikan melalui Forbes bahwa ada “sejumlah layanan email [yang] sudah ada ada dengan nama Xmail.”
Namun rintangan ini tiada menyurutkan niat pimpinan Tesla untuk meneruskan rencananya menciptakan layanan email. Pada hari Mingguan (15 Desember) salah satu penggemar miliarder itu menyatakan: “Memiliki alamat email @x.com adalah satu-satunya hal yang dapat menghentikan saya menggunakan Gmail!”
Postingan yang dimaksud sejauh ini sudah ditonton sebanyak 49,2 jt kali. Musk mengawasi tweet yang dimaksud dan juga memberikan jawaban yang tak terduga: “Menarik. Kita perlu memikirkan kembali cara kerja pengiriman pesan, termasuk email, secara keseluruhan.”
Tanggapan Musk mendapat reaksi beragam. Meskipun beberapa jumlah besar pengikutnya menyatakan akan memperkuat Xmail, sebagian lainnya tampaknya kurang bersedia untuk beralih.






