Harga Bitcoin Anjlok Pasca Serangan Israel ke Iran, Akankah Bangkit?
Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan volatilitas pada Jumat, 13 Juni, dengan penurunan tajam sebesar 4,5% dalam 24 jam terakhir. Aset kripto terbesar ini tergelincir di bawah level $104.000 (sekitar Rp1,695 miliar) dan diperdagangkan pada $103.802 (sekitar Rp1,691 miliar).
Dampak Geopolitik pada Pasar Kripto Global
Anjloknya pasar kripto ini terjadi tak lama setelah Israel melancarkan serangan udara di Iran, dengan laporan ledakan terdengar di Teheran. Peristiwa geopolitik ini memicu kepanikan di kalangan investor, mendorong mereka mencari aset yang lebih aman dan menjauh dari instrumen berisiko tinggi seperti kripto.
Direktur LVRG Research, Ruck, menjelaskan bahwa peningkatan risiko geopolitik telah mendorong tekanan jual di pasar mata uang kripto. “Meningkatnya risiko geopolitik telah mendorong peralihan ke aset yang lebih aman, dengan pelaku pasar mengantisipasi tekanan jangka pendek pada penilaian kripto,” ujarnya dikutip dari The Block.
Analisis Teknis Bitcoin: Peluang Pemulihan atau Penurunan Lanjutan?
Analis Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, memberikan pandangan teknis mengenai pergerakan harga Bitcoin selanjutnya. Menurutnya, level support kuat Bitcoin berada di $106.265 (sekitar Rp1,73 miliar).
Jika BTC berhasil bertahan di atas level ini, ada peluang besar menuju pemulihan ke $110.000 (sekitar Rp1,79 miliar). Bahkan, jika level ini berhasil dikonfirmasi sebagai support, Bitcoin diproyeksikan dapat melanjutkan tren naik menuju level tertinggi sepanjang masa di $111.980 (sekitar Rp1,82 miliar).
Namun, risiko penurunan masih membayangi, terutama jika tekanan makroekonomi meningkat. “Jika BTC tergelincir di bawah $106.265 (Rp1,73 miliar), harga dapat meluncur ke kisaran $105.000 (Rp1,71 miliar), yang bisa membatalkan proyeksi bullish dalam jangka pendek,” jelas Fyqieh.
Meskipun Bitcoin belum menunjukkan reli besar dalam waktu dekat, indikator pasar dan dukungan fundamental memberikan harapan kuat akan pemulihan harga. Target jangka pendek Bitcoin diproyeksikan berada di $110.000 (sekitar Rp1,79 miliar).






