Mendes PDT Jalankan 9 Rencana di dalam 100 Hari Kerja, Penghematan Anggaran hingga Makan Bergizi

JAKARTA – Kementerian Desa kemudian Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) berazam mewujudkan Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran. Hal itu terlihat dari kegiatan yang digunakan dijalankan Kementerian PDT pada 100 hari kerja usai dibentuk Presiden Prabowo Subianto pada 21 Oktober 2024.
Menteri Desa serta Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menyebut, ada 9 kegiatan kerja yang telah lama dilaksanakan Kemendes PDT selama 100 hari dirinya menjabat.
“Kemendes PDT merupakan pengampu utama di mewujudkan Asta Cita yang digunakan ke 6 yaitu mendirikan dari desa dan juga dari bawah untuk pembagian merata dunia usaha juga pemberantasan kemiskinan,” ujarnya, Rabu (29/1/2025).
Selain itu, Kemendes PDT juga mengupayakan Asta Cita lainnya, dalam antaranya mengupayakan swasembada pangan, swasembada energi, swasembada air, proses lanjut item unggulan serta pelestarian lingkungan pada tingkat desa.
“Dalam menggalang dan juga mewujudkan Asta Cita ke 6, Menteri Desa dan juga Pembangunan Daerah Tertinggal sudah menetapkan 12 aksi prioritas Bangun Desa Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia,” ujarnya.
Memasuki tiga bulan atau 100 hari kerja Kabinet Merah Putih sejak dilantik pada 21 Oktober 2024, kata Yandri, pihaknya sudah pernah melakukan 9 kegiatan kegiatan. Antara lain, pertama penghematan anggaran.
“Kemendes PDT melakukan penghematan anggaran 2025 salah satunya belanja perjalanan dinas inj yang dimaksud dihemat sebesar Rp51,2 miliar dari pagu perjalanan dinas sebesar Rp102,5 miliar atau 50%,” jelasnya.
Kedua, menetapkan arah pengerjaan desa dengan 12 Aksi Bangun Desa Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia. “Ke-12 aksi yang disebutkan merupakan arah kebijakan kementerian pada rencana strategi 2025-2029,” katanya.






