Menteri P2MI Tegaskan Kepentingan Integritas lalu Transparansi pada Pengelolaan Anggaran

JAKARTA – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) menegaskan komitmennya terhadap integritas, akuntabilitas, serta transparansi di penyusunan dan juga pengelolaan anggaran. Menteri P2MI Abdul Kadir Karding menekankan prinsip-prinsip yang disebutkan harus menjadi dasar dari setiap langkah pada pengelolaan keuangan negara, khususnya pada reviu laporan keuangan tingkat Unit Akuntansi Kuasa Konsumen Anggaran (UAKPA).
“Kita ingin menjamin anggaran yang dikelola bukan semata-mata sekadar berjalan secara struktural serta normatif, tetapi benar-benar berorientasi pada hasil. Target kemudian outcome yang jelas harus tercapai, sesuai harapan masyarakat,” ujarnya, Selasa (21/1/2025).
Untuk itu, kegiatan review laporan keuangan, termasuk laporan Barang Milik Negara (BMN) kemudian Pengendalian Intern berhadapan dengan Keuangan Negara (PIPK), menjadi jadwal rutin berdasarkan aturan yang dimaksud ditetapkan oleh Kementerian Keuangan. Hal ini bertujuan untuk menegaskan pengelolaan anggaran yang lebih besar efektif, efisien, juga bertanggung jawab.
“Ini bukanlah sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi upaya nyata untuk memverifikasi anggaran yang tersebut disusun memiliki dampak signifikan serta berdaya guna bagi masyarakat, khususnya para pekerja migran Indonesia,” ujarnya.
“Harapan kami agar pengelolaan anggaran ini tidak hanya sekali masalah bilangan bulat pada melawan kertas, tetapi benar-benar menyentuh keperluan nyata para pekerja migran Indonesia. Kita bukan bisa saja bekerja asal-asalan, semuanya harus terukur kemudian terarah,” katanya.
Pada Tahun ini, P2MI akan terus mengedepankan pendekatan yang dimaksud lebih lanjut modern kemudian digitalisasi di pengelolaan anggaran. Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat meningkatkan transparansi sekaligus meminimalisasi prospek penyalahgunaan dana.
“Kami ingin menjamin P2MI menjadi contoh baik di pengelolaan anggaran, sejalan dengan harapan masyarakat untuk pengelolaan dana negara yang lebih lanjut profesional kemudian berdampak luas,” ucapnya.
Karding juga meminta warga untuk berpartisipasi pada mengawasi juga memberikan masukan terkait pelaksanaan anggaran, sehingga target kesejahteraan pekerja migran dapat tercapai dengan optimal.
“Dengan semangat inovasi juga inovasi, P2MI berikrar memberikan yang mana terbaik bagi para pahlawan devisa Indonesia,” katanya.






